Malam berganti malam, hari berganti hari..
seakan tiada hentinya..
perasaan sedih dan senang terus berdatangan..
menunggu suatu saat nanti, di mana kesedihan akan berakhir..
kekasih sejati terpelihara di hati..
kenangan berarti peninggalan dirinya..
seakan kenangan itu
selalu menusuk di hati ini ….

Manusia tempatnya salah…
BalasHapusTapi haruskah ku menyalahkanmu ?
atau menyalahkan hatiku sendiri
Yang tetap bertahan meski engkau pergi
Disini sepi… sayangku…
Tapi aku tak menangisi kepergianmu
Hatiku sunyi… sungguh sunyi…
Tanpa manis kata manjamu
Aku takkan menyalahkan siapa-siapa
Menunggumu ku takkan merasa sia-sia
Jika perpisahan itu adalah kejujuran hatimu
Biarkan puisi ini menjadi puisi penantianku
(qiqiqi..itupun klo kak masih merindukan kebersamaan yang indah dengannya)